Web Artisan

CLF-C02

Account Management, Billing, Pricing & Support

Pelajari cara AWS mengelola akun, tagihan, estimasi biaya, anggaran, laporan biaya, dukungan, dan Marketplace untuk persiapan CLF-C02.

Read ~80 menit baca

Modul · Billing

Account Management,
Billing, Pricing & Support

Biaya cloud bukan sekadar angka tagihan, tetapi cara membaca, mengendalikan, dan menjelaskan keputusan bisnis di AWS.

Target: CLF-C02~80 menit bacaDomain 4 · 12%
01

Mengapa Billing Perlu Dipahami?

Mulai dari analogi dompet keluarga, lalu naik ke akun dan organisasi AWS.

Bayangkan satu keluarga memakai banyak kartu debit untuk belanja dapur, sekolah, transportasi, dan hiburan.

Kalau setiap kartu dibayar sendiri-sendiri, kepala keluarga sulit tahu total belanja bulan ini. Kalau semua kartu masuk satu laporan, lalu setiap transaksi diberi label seperti dapur, sekolah, atau liburan, keputusan menjadi jauh lebih mudah. Di AWS, pola ini mirip dengan AWS Organizations, consolidated billing, cost allocation tags, Cost Explorer, dan Budgets.

Dalam modul ini, kita tidak sedang belajar akuntansi rumit. Kita belajar cara menjawab pertanyaan dasar: siapa yang memakai resource, berapa biayanya, apakah biaya akan melewati batas, bagaimana memperkirakan biaya sebelum membangun, dan dukungan AWS mana yang cocok saat terjadi masalah.

Kenapa ini penting untukmu di ujian? Karena Domain 4 jarang menanyakan angka tagihan, tetapi sering menanyakan “alat mana yang tepat untuk tujuan X”. Banyak alat terlihat mirip (Pricing Calculator, Cost Explorer, Budgets, CUR), tetapi tiap alat menjawab pertanyaan yang berbeda di waktu yang berbeda. Begitu kamu memetakan tiap alat ke satu kata kerja inti (estimasi, analisis, alert, ekspor, satukan, sarankan), pilihan ganda yang tadinya membingungkan menjadi mudah dieliminasi.

🧾Analogi sederhana

Billing AWS seperti nota supermarket besar: layanan AWS adalah barang, akun adalah anggota keluarga, tag adalah label kategori, Cost Explorer adalah grafik belanja, Budgets adalah alarm dompet, Pricing Calculator adalah daftar belanja sebelum masuk toko, dan Support Plan adalah tingkat bantuan dari kasir biasa sampai manajer toko yang siaga 24 jam.

Alur pengelolaan biaya dan dukungan AWS Management Account AWS Organizations Akun Dev tag: env=dev Akun Prod tag: app=shop Akun Data tag: team=bi Consolidated Billing satu tagihan, banyak akun Data Exports CUR 2.0 ke S3 Cost Explorer analisis tren biaya AWS Budgets alert dan batas anggaran Support dan Health bantuan dan event akun Marketplace software
Gambar 1. Alur umum pengelolaan biaya AWS dari organisasi multi akun menuju analisis, alarm, dukungan, dan pembelian software.

Gambaran awal

  • Billing tools menjawab pertanyaan biaya pada waktu berbeda: sebelum bangun (Pricing Calculator), sesudah jalan (Cost Explorer), dan saat ingin dibatasi (Budgets).
  • AWS Organizations dan consolidated billing menyatukan pembayaran banyak akun tanpa biaya tambahan dan tanpa menyatukan akses.
  • Tag dan cost allocation tags adalah pondasi agar biaya bisa dibaca per tim, aplikasi, atau environment.
  • Support Plans menentukan kecepatan dan kedalaman bantuan AWS sesuai kritikalitas workload.
02

Peta Domain Billing CLF-C02

Domain 4 kecil secara bobot, tetapi sangat mudah menjadi poin cepat bila istilahnya rapi.

Domain 4 pada CLF-C02 berfokus pada pricing, billing tools, cost management, support, dan resource resmi AWS.

Berdasarkan Exam Guide CLF-C02 resmi, Domain 4 bernama Billing, Pricing, and Support dan mencakup 12% konten yang dinilai. Sebagai konteks, bobot domain lain adalah Domain 1 Cloud Concepts 24%, Domain 2 Security and Compliance 30%, dan Domain 3 Cloud Technology and Services 34%. Ujian punya 50 soal dinilai plus 15 soal uji coba, dengan passing score 700 dari skala 100 sampai 1000. Tiga tugas besar Domain 4 adalah membandingkan model harga AWS, memahami resource untuk billing dan cost management, serta mengenali pilihan support dan resource teknis AWS.

Untuk pemula, cara paling gampang adalah membagi Domain 4 menjadi empat laci:

1. Cara AWS menagih

Pahami pay as you go, On-Demand, Reserved Instances, Savings Plans, Spot, storage tiers, data transfer, dan diskon volume.

2. Cara AWS mengelompokkan akun

Pahami AWS Organizations, management account, member account, consolidated billing, dan manfaat satu tagihan untuk banyak akun.

3. Cara AWS memantau biaya

Pahami Cost Explorer, AWS Budgets, Pricing Calculator, Cost and Usage Report, Data Exports, dan cost allocation tags.

4. Cara mendapatkan bantuan

Pahami Support Plans, Support Center, Trusted Advisor, AWS Health Dashboard, re:Post, Knowledge Center, dokumentasi, Marketplace, dan partner AWS.

🎯Fokus ujian

Kalau soal bertanya alat untuk memprediksi biaya sebelum deploy, jawabannya biasanya Pricing Calculator. Kalau soal bertanya analisis biaya historis dan forecast, biasanya Cost Explorer. Kalau soal bertanya alarm anggaran, biasanya AWS Budgets.

03

AWS Organizations & Consolidated Billing

Satu organisasi, banyak akun, satu cara melihat biaya.

AWS Organizations adalah cara mengelola banyak akun AWS secara terpusat.

Dalam praktik modern, satu perusahaan jarang memakai satu akun AWS saja. Biasanya ada akun untuk produksi, pengembangan, keamanan, logging, data, sandbox, dan tim berbeda. Pemisahan akun membuat batas keamanan dan biaya lebih jelas. Masalahnya, tanpa pusat kendali, tagihan menjadi tersebar.

Consolidated billing menyatukan tagihan dan pembayaran dari banyak akun dalam satu organisasi. AWS menjelaskan bahwa setiap organisasi memiliki management account yang membayar biaya semua member account, dan consolidated billing memberi manfaat seperti satu tagihan, pelacakan biaya lebih mudah, gabungan penggunaan untuk diskon volume, serta tanpa biaya tambahan untuk fitur consolidated billing.

Management account

Akun pusat organisasi. Untuk billing, akun ini melihat tagihan gabungan, laporan biaya, dan biaya dari member account.

Member account

Akun anggota yang menjalankan workload. Biayanya digabungkan ke tagihan organisasi, tetapi resource tetap berada di akun masing-masing.

Consolidated billing

Fitur billing di AWS Organizations untuk menyatukan tagihan dan memanfaatkan gabungan penggunaan dari beberapa akun.

OU dan policy

Organizational Unit dan policy seperti SCP lebih banyak masuk ke tata kelola akun, tetapi tetap relevan karena struktur akun memengaruhi kontrol biaya.

💡Kenapa multi akun penting?

Multi akun membuat biaya lebih mudah ditelusuri. Akun produksi yang mahal tidak tercampur dengan eksperimen sandbox, dan tim finance bisa melihat biaya per akun atau per label.

Consolidated Billing di AWS Organizations Satu tagihan, penggunaan digabung, diskon dibagi. Akses resource tetap terpisah. Management Account membayar semua tagihan Akun prod member account Akun dev member account Akun security member account Akun analytics member account Penggunaan digabung jadi satu → manfaat consolidated billing satu bill tier diskon volume lebih cepat RI / Savings Plans dibagi (ON default) tanpa biaya tambahan Billing digabung ≠ akses digabung akses resource tetap lewat IAM / Identity Center / role jebakan soal klasik
Gambar 2. Management account membayar tagihan semua member account. Penggunaan digabung untuk mencapai tier diskon volume lebih cepat dan berbagi RI serta Savings Plans, tetapi akses resource tetap dikontrol IAM secara terpisah.

Kenapa “gabungan penggunaan” itu menguntungkan?

Bayangkan diskon grosir: satu toko kecil membeli 10 dus tidak dapat harga grosir, tetapi bila empat toko menggabung pesanan menjadi 40 dus, mereka tembus tier harga grosir. Begitulah consolidated billing bekerja. AWS menjumlahkan penggunaan semua akun dalam organisasi, sehingga tier harga volume (misalnya harga per GB S3 yang menurun saat volume naik) tercapai lebih cepat untuk semua akun.

Lebih jauh, berbagi diskon RI dan Savings Plans secara default aktif untuk semua akun di organisasi. Artinya, bila satu akun membeli Reserved Instances atau Savings Plans tetapi tidak memakainya penuh, sisa diskon dapat dipakai akun lain dalam organisasi. Management account boleh mematikan sharing ini per akun bila perlu.

Kapan consolidated billing dipakai?

Gunakan consolidated billing ketika organisasi memiliki lebih dari satu akun AWS dan ingin pembayaran terpusat. Contoh nyata: startup memiliki akun prod, dev, security, dan analytics. Semua akun tetap terpisah untuk keamanan, tetapi tagihan dibayar dari satu management account. Bill di tiap member account hanya bersifat informatif, sedangkan pembayaran aktual ditarik dari management account.

Billing · digabung
  • Satu tagihan untuk seluruh organisasi, ditarik dari management account.
  • Penggunaan digabung untuk tier diskon volume lebih cepat.
  • RI dan Savings Plans dibagi antar akun (default ON).
  • Tidak ada biaya tambahan untuk fitur consolidated billing.
Akses · tetap terpisah
  • Siapa boleh memakai resource tetap ditentukan IAM, role, dan policy.
  • IAM Identity Center mengatur akses login lintas akun.
  • SCP di Organizations membatasi izin maksimum, bukan menyatukan akses.
  • Member account tidak otomatis bisa melihat resource akun lain.
⚠️Jangan salah paham

Consolidated billing tidak otomatis berarti semua orang boleh mengakses semua akun. Billing digabung, tetapi akses resource tetap dikendalikan oleh IAM, Identity Center, role, dan policy. Ini jebakan soal yang sangat sering muncul.

04

Model Harga AWS

Pilih model seperti memilih kendaraan: taksi, langganan, diskon komitmen, atau kursi kosong murah.

Model harga AWS menentukan bagaimana kamu membayar resource sesuai pola penggunaan.

Prinsip dasar AWS adalah pay as you go, bayar sesuai pemakaian. Namun untuk compute seperti EC2, ada beberapa pilihan pembelian. Di ujian, kamu tidak diminta menghitung tagihan kompleks, tetapi harus tahu model mana cocok untuk skenario tertentu.

ModelAnalogiKapan cocokJebakan ujian
On-DemandNaik taksi saat perluBeban kerja baru, tidak pasti, tidak mau komitmenBukan pilihan termurah untuk penggunaan stabil jangka panjang
Reserved InstancesSewa kursi tetapPenggunaan EC2 stabil dengan komitmen atribut tertentuRI adalah diskon billing, bukan server fisik yang otomatis dibuat
Savings PlansLangganan belanja minimumKomitmen penggunaan per jam untuk diskon compute yang lebih fleksibelKomitmen dibayar meski pemakaian turun
Spot InstancesBeli kursi kosong murahBatch job, rendering, eksperimen, workload toleran interupsiTidak cocok untuk database utama atau workload yang tidak boleh terputus
Dedicated HostsSewa gedung sendiriKebutuhan lisensi, compliance, atau hardware dedicatedBerbeda dari Dedicated Instances dan biasanya bukan jawaban default untuk pemula
Capacity ReservationsMemesan kapasitas kursiButuh jaminan kapasitas EC2 di Availability Zone tertentuMenjamin kapasitas, bukan otomatis memberi diskon harga

Dokumentasi Amazon EC2 pricing menyebut On-Demand sebagai pembayaran compute tanpa komitmen jangka panjang, Reserved Instances sebagai diskon billing untuk penggunaan On-Demand yang cocok dengan atribut tertentu, Savings Plans sebagai model diskon berbasis komitmen penggunaan per jam, dan Capacity Reservations sebagai cara mencadangkan kapasitas EC2 di Availability Zone tertentu.

Peta model harga compute AWS Sumbu: makin ke kanan makin butuh komitmen, makin ke atas makin besar diskon. Komitmen / fleksibilitas berkurang → Diskon → On-Demand tanpa komitmen, harga penuh Reserved Instances terikat atribut, diskon besar Savings Plans komit $/jam, lebih fleksibel Spot termurah, bisa diinterupsi Dedicated Hosts server fisik, lisensi BYOL Capacity Reservation jamin kapasitas AZ, bukan diskon Spot & On-Demand = bayar saat pakai. RI & Savings Plans = diskon komitmen (BUKAN hardware). Dedicated Hosts = isolasi fisik + lisensi. Capacity Reservation = jaminan kapasitas, harga tetap On-Demand.
Gambar 3. Peta model harga compute: On-Demand dan Spot tanpa komitmen, RI dan Savings Plans menukar komitmen dengan diskon, Dedicated Hosts memberi isolasi fisik dan lisensi, dan Capacity Reservation menjamin kapasitas tanpa otomatis memberi diskon.
🧠Pola jawaban cepat

Workload stabil dan komitmen, pikirkan Reserved Instances atau Savings Plans. Workload bisa diinterupsi, pikirkan Spot. Butuh kapasitas pasti di AZ tertentu, pikirkan Capacity Reservations. Butuh isolasi hardware atau lisensi khusus, pikirkan Dedicated Hosts.

Reserved Instances vs Savings Plans

Dua model komitmen ini paling sering tertukar di ujian. Keduanya sama-sama diskon billing, bukan reservasi hardware fisik, dan keduanya menukar fleksibilitas dengan harga lebih murah dibanding On-Demand. Bedanya ada pada apa yang kamu komitmenkan.

Reserved Instances · komit atribut
  • Komitmen terikat ke atribut instance (family, Region, kadang AZ).
  • Kurang fleksibel: ganti family berarti diskon tidak berlaku (kecuali Convertible RI).
  • Cocok bila pola pemakaian instance stabil dan jarang berubah.
  • Ada varian Standard (diskon terbesar) dan Convertible (lebih fleksibel).
Savings Plans · komit $/jam
  • Komitmen berupa jumlah dolar pemakaian compute per jam selama 1 atau 3 tahun.
  • Lebih fleksibel: diskon mengikuti walau pindah family atau Region.
  • Compute Savings Plans bahkan berlaku lintas EC2, Fargate, dan Lambda.
  • EC2 Instance Savings Plans lebih murah tetapi terikat family di satu Region.
⚠️RI vs Capacity Reservation

Jangan tukar keduanya. Reserved Instances memberi diskon harga. On-Demand Capacity Reservation menjamin kapasitas tersedia di AZ tertentu tetapi tidak otomatis memberi diskon. Untuk kebutuhan compute GPU besar berjangka, ada juga Capacity Blocks for ML, tetapi ini detail di luar fokus utama CLF-C02.

🖥️Dedicated Hosts vs Dedicated Instances

Dedicated Host adalah server fisik penuh yang didedikasikan untukmu, dengan visibilitas socket dan core sehingga cocok untuk lisensi BYOL per socket atau per core. Dedicated Instance juga berjalan di hardware terisolasi, tetapi tanpa visibilitas dan kontrol lisensi tingkat host. Keduanya lebih mahal dari On-Demand biasa dan jarang menjadi jawaban default untuk pemula.

Data transfer dan storage tiers

Selain compute, CLF-C02 juga menguji pemahaman biaya storage dan data transfer. Secara umum, data masuk ke AWS sering tidak menjadi fokus biaya, sedangkan data keluar, antar Region, atau antar arsitektur tertentu bisa berbiaya. Untuk storage, kelas penyimpanan seperti S3 Standard, S3 Standard-IA, S3 One Zone-IA, S3 Glacier, dan S3 Intelligent-Tiering membantu menyesuaikan biaya dengan pola akses.

⚠️Jangan menghafal harga

Untuk ujian Cloud Practitioner, pahami pola pemilihan model harga. Harga angka per Region selalu cek halaman pricing resmi karena berubah menurut layanan, Region, dan konfigurasi.

05

AWS Free Tier

Cara mencoba AWS tanpa langsung membayar, dengan dua model yang berbeda menurut tanggal pembuatan akun.

AWS Free Tier seperti sampel gratis di supermarket: kamu bisa mencicipi layanan sebelum berkomitmen membayar.

AWS Free Tier membantu pemula bereksperimen tanpa langsung mengeluarkan biaya. Ini penting untuk belajar dan untuk membuktikan ide, tetapi sekarang ada satu hal krusial: aturannya berbeda tergantung kapan akun dibuat. Pada 15 Juli 2025, AWS merombak total model Free Tier.

AWS Free Tier: akun baru vs akun lama Kapan akun dibuat menentukan model Free Tier yang berlaku. Akun dibuat kapan? 15 Juli 2025 jadi batas ≥ 15 Jul 2025 < 15 Jul 2025 Akun BARU: model kredit $100 saat daftar + hingga $100 dari 5 aktivitas (~$20 tiap), total s/d $200 Free plan tak ditagih sampai upgrade Paid plan bayar normal sesuai pakai Free plan berakhir: 6 bulan ATAU kredit habis (mana yang lebih dulu) EC2, RDS, Lambda, Bedrock, Budgets dipakai untuk aktivitas kredit Akun LAMA: model klasik 12 bulan gratis mis. 750 jam EC2 t2/t3.micro per bulan Always free (30+ layanan) mis. Lambda 1 jt request/bln, DynamoDB 25 GB Trial jangka pendek mis. uji coba beberapa layanan terbatas waktu Always free tetap ada di kedua model. Pasang AWS Budgets sejak awal untuk hindari kejutan tagihan. Jangan asumsikan aturan 12 bulan berlaku untuk akun yang dibuat setelah 15 Juli 2025.
Gambar 4. Akun yang dibuat sejak 15 Juli 2025 memakai model kredit (Free atau Paid plan, kredit hingga $200), sedangkan akun lama tetap memakai model klasik (12 bulan gratis, always free, dan trial). Always free berlaku di kedua model.

Akun baru (dibuat sejak 15 Juli 2025): model kredit

Akun baru memilih antara Free account plan dan Paid account plan. Pada Free plan, kamu tidak ditagih sampai memutuskan upgrade, dan plan ini berakhir setelah 6 bulan atau saat kredit habis, mana yang lebih dulu. Kamu bisa mendapat kredit hingga $200: $100 saat mendaftar dan hingga $100 lagi dengan menyelesaikan lima aktivitas (sekitar $20 tiap aktivitas) di layanan seperti EC2, RDS, Lambda, Amazon Bedrock, dan AWS Budgets.

Akun lama (dibuat sebelum 15 Juli 2025): model klasik

Akun lama tetap memakai model lama yang mungkin sudah kamu kenal dari materi lawas. Modelnya terdiri dari tiga jenis penawaran.

12 bulan gratis

Berlaku 12 bulan sejak akun dibuat. Contoh klasik: 750 jam EC2 t2/t3.micro per bulan dan kuota S3 terbatas.

Always free

Lebih dari 30 layanan dengan kuota gratis yang tidak kedaluwarsa, misalnya Lambda 1 juta request per bulan dan DynamoDB 25 GB.

Trial jangka pendek

Uji coba sebagian layanan dengan batas waktu, misalnya sekian hari atau jam sejak diaktifkan.

🎯Fokus ujian Free Tier

Ingat tiga jenis penawaran klasik (always free, 12 bulan gratis, dan trial jangka pendek) sebagai konsep utama. Tambahkan kesadaran bahwa akun yang dibuat sejak 15 Juli 2025 memakai model kredit ($200) dengan Free atau Paid plan. Jangan asumsikan aturan 12 bulan otomatis berlaku untuk akun yang baru dibuat sekarang.

⚠️Free Tier bukan jaminan tanpa tagihan

Always free hanya menutup kuota tertentu. Begitu pemakaian melampaui kuota, atau memakai layanan di luar Free Tier, biaya tetap muncul. Biasakan memasang AWS Budgets sejak hari pertama agar tidak ada kejutan tagihan.

06

Cost Explorer & AWS Budgets

Grafik untuk memahami, alarm untuk mencegah kaget.

Cost Explorer membantu menganalisis biaya, AWS Budgets membantu memberi batas dan notifikasi.

AWS Cost Explorer adalah alat visual untuk melihat dan menganalisis biaya serta penggunaan. Dokumentasi AWS menyebut Cost Explorer dapat menampilkan data historis hingga 13 bulan, bulan berjalan, dan membuat forecast hingga 18 bulan ke depan. Ini cocok untuk pertanyaan seperti, “Kenapa tagihan EC2 naik minggu ini?” atau “Tim mana yang paling banyak memakai S3 bulan lalu?” Cost Explorer kini juga bisa menjawab pertanyaan biaya dalam bahasa natural lewat Amazon Q Developer.

AWS Budgets digunakan untuk melacak biaya dan penggunaan, lalu mengirim notifikasi saat biaya aktual atau forecast mendekati batas. Ini cocok untuk pertanyaan seperti, “Beri tahu saya kalau biaya bulan ini diprediksi melewati Rp 5 juta,” atau “Kirim alarm ketika utilisasi Savings Plans turun.”

Alat biaya mana yang kamu butuhkan? Mulai dari pertanyaan inti, ikuti cabang ke alat yang tepat. Apa tujuanmu? pilih satu cabang Estimasi SEBELUM deploy / bandingkan arsitektur Analisis biaya LAMPAU lihat tren & forecast Beri ALERT saat lewat ambang Data RAW paling granular untuk S3 / BI / FinOps Pricing Calculator estimasi sebelum bangun Cost Explorer 13 bln balik · 18 bln depan AWS Budgets ambang & notifikasi CUR 2.0 / Data Exports dataset detail ke S3 Butuh tarif showback / chargeback kustom? → AWS Billing Conductor (pro forma) tidak mengubah invoice asli
Gambar 5. Pohon keputusan memilih alat biaya: estimasi sebelum deploy ke Pricing Calculator, analisis biaya lampau ke Cost Explorer, alert ambang ke Budgets, data granular ke CUR 2.0 / Data Exports, dan tarif showback kustom ke Billing Conductor.

Jenis budget di AWS Budgets

AWS Budgets mendukung enam jenis budget. Mengenalnya membantu menjawab soal yang menekankan “tipe budget apa untuk tujuan ini”.

Cost budget

Batas pengeluaran dalam satuan uang untuk periode tertentu.

Usage budget

Batas jumlah penggunaan, misalnya jam EC2 atau GB S3.

RI utilization & coverage

Pantau seberapa terpakai dan tertutup Reserved Instances milikmu.

Savings Plans utilization & coverage

Pantau seberapa terpakai dan tertutup komitmen Savings Plans.

Aksi otomatis

Budget actions bisa memicu tindakan, misalnya menerapkan policy saat ambang terlampaui.

Notifikasi

Alert dikirim lewat email atau Amazon SNS ke pihak yang ditentukan.

Cost Explorer

Untuk analisis tren, filter, group by, forecast, dan investigasi biaya setelah data tersedia.

AWS Budgets

Untuk batas anggaran, alert aktual, alert forecast, penggunaan service, RI, dan Savings Plans.

Cost Explorer menjawab kenapa

Kenapa biaya naik, layanan apa penyebabnya, akun mana yang berubah, dan tag mana yang paling mahal.

Budgets menjawab kapan perlu waspada

Kapan biaya mendekati batas, kapan forecast melewati target, dan kapan utilisasi komitmen turun.

💡Cara mengingat

Cost Explorer adalah kaca spion dan dashboard mobil (melihat ke belakang), Budgets adalah alarm bensin dan batas kecepatan biaya (memberi peringatan ke depan).

Cost Anomaly Detection sebagai pelengkap

Selain Budgets yang butuh ambang manual, AWS Cost Anomaly Detection memakai machine learning untuk mendeteksi lonjakan biaya tidak terduga secara otomatis dan gratis. Bedanya, Budgets butuh kamu menetapkan angka batas, sedangkan Cost Anomaly Detection belajar pola normal lalu memberi tahu saat ada penyimpangan.

Budgets vs CloudWatch Alarms

AWS Budgets · alarm biaya
  • Memberi alert berdasarkan biaya, usage, RI, dan Savings Plans.
  • Menjawab “apakah pengeluaran melewati anggaran”.
  • Dievaluasi beberapa kali sehari, bukan detik per detik.
  • Kata kunci soal: spending alert, threshold, budget.
CloudWatch Alarms · alarm metrik
  • Memberi alarm berdasarkan metrik operasional (CPU, latency, error).
  • Menjawab “apakah resource sehat atau bermasalah”.
  • Bisa hampir real-time sesuai resolusi metrik.
  • Kata kunci soal: resource metric, CPU utilization, operational alarm.
⏱️Tidak real-time

Billing tools punya jeda data. Cost Explorer umumnya menyegarkan data sekitar 24 jam sekali, dan Budgets dievaluasi hingga tiga kali sehari. Jangan menganggap Budgets atau Cost Explorer sebagai monitoring detik per detik seperti CloudWatch metric.

💲Cost Explorer gratis, tetapi APInya berbayar

UI Cost Explorer gratis dipakai. Namun Cost Explorer API menagih sekitar $0,01 per request berhalaman. Untuk CLF-C02 cukup ingat: penggunaan biasa lewat console gratis.

07

AWS Pricing Calculator

Estimasi sebelum membangun.

AWS Pricing Calculator membantu membuat estimasi biaya sebelum resource benar-benar dibuat.

Kalau Cost Explorer melihat biaya yang sudah terjadi, AWS Pricing Calculator membantu memperkirakan biaya sebelum arsitektur dijalankan. Ini seperti membuat daftar belanja sebelum masuk supermarket. Kamu memilih layanan, Region, kapasitas, tipe instance, storage, transfer data, dan parameter lain, lalu calculator membuat estimasi.

Gunakan Pricing Calculator untuk percakapan awal dengan stakeholder: “Kalau online shop memakai EC2, ALB, RDS, S3, CloudFront, dan backup, perkiraan biaya bulanannya seperti apa?” Estimasi ini bukan janji harga final, tetapi sangat membantu untuk membandingkan opsi arsitektur.

Pilih layanan

Masukkan layanan yang akan digunakan, misalnya EC2, RDS, S3, CloudFront, atau Lambda.

Isi konfigurasi

Tentukan Region, ukuran resource, jam pemakaian, storage, request, dan transfer data sesuai kebutuhan skenario.

Bandingkan opsi

Coba model On-Demand, komitmen, storage tier, atau arsitektur berbeda untuk melihat dampaknya pada estimasi biaya.

Komunikasikan asumsi

Sampaikan bahwa angka adalah estimasi berdasarkan input, bukan tagihan final yang pasti.

🆕Pricing Calculator versi in-console

Selain situs publik calculator.aws, kini ada pengalaman Pricing Calculator baru di dalam console (GA 30 Mei 2025). Versi ini mendukung dua jenis estimasi (workload estimate dan full-bill estimate), impor riwayat pemakaian, tiga konfigurasi tarif termasuk tampilan setelah diskon dan komitmen, serta ekspor CSV/JSON. Untuk ujian, cukup ingat fungsi intinya tetap sama: estimasi sebelum membangun.

🎯Jebakan ujian

Kalau pertanyaan memakai kata sebelum deploy, estimate, planning, atau compare architecture cost, pilih AWS Pricing Calculator, bukan Cost Explorer. Cost Explorer untuk biaya yang sudah terjadi, Pricing Calculator untuk biaya yang belum terjadi.

08

CUR, Data Exports & Cost Allocation Tags

Dari grafik sederhana menuju data biaya granular.

Untuk analisis biaya tingkat lanjut, AWS menyediakan laporan detail dan tag biaya.

AWS Cost and Usage Report (CUR) adalah dataset biaya dan penggunaan paling detail di AWS, dengan granularitas harian atau per jam, dikirim ke bucket S3. AWS juga menjelaskan AWS Data Exports sebagai cara membuat export data billing dan cost management, termasuk Cost and Usage Report 2.0 (CUR 2.0) yang menjadi cara baru yang direkomendasikan untuk menerima data biaya dan penggunaan yang detail. CUR 2.0 punya skema yang tetap dan konsisten, mendukung data bersarang, dan menambah kolom seperti bill_payer_account_name dan line_item_usage_account_name. Penting: AWS tidak berencana mematikan CUR lama, jadi keduanya bisa kamu temui di soal.

Perbedaan praktisnya begini: Cost Explorer cocok untuk dashboard dan analisis cepat, sedangkan CUR atau Data Exports cocok untuk tim finance, data analyst, FinOps, atau BI yang ingin mengolah data mentah di S3, Athena, QuickSight, atau data warehouse.

📊Analogi CUR vs Cost Explorer

Cost Explorer seperti grafik ringkas di aplikasi mobile banking: cepat dibaca, cukup untuk gambaran umum. CUR seperti file mutasi rekening mentah berisi tiap baris transaksi: berat dibaca manusia, tetapi sempurna untuk diolah mesin, audit, dan laporan kustom.

Cost allocation tags: AWS-generated vs user-defined

Cost allocation tags adalah tag yang diaktifkan untuk laporan biaya. Tag biasa membantu mengorganisasi resource, sedangkan cost allocation tag membantu memecah biaya berdasarkan label seperti Project, Team, Environment, atau CostCenter. Setelah diaktifkan, tag bisa muncul dalam laporan biaya seperti CUR dan Cost Explorer. Ada dua jenis cost allocation tag: AWS-generated (berawalan aws:, dibuat otomatis oleh AWS, misalnya aws:createdBy) dan user-defined (kamu sendiri yang membuat, biasanya tanpa awalan aws:).

Tag resource

Label pada resource AWS, misalnya app=checkout atau env=prod.

Cost allocation tag

Tag yang diaktifkan untuk pelaporan biaya sehingga bisa dipakai memfilter dan mengelompokkan biaya.

AWS-generated vs user-defined

AWS-generated berawalan aws: dan dibuat otomatis; user-defined kamu yang menentukan key dan value-nya.

⚠️Kesalahan pemula

Menambahkan tag ke resource belum cukup. Untuk laporan biaya, tag yang relevan perlu diaktifkan sebagai cost allocation tag di Billing and Cost Management, dan datanya baru muncul untuk pemakaian setelah aktivasi.

Contoh strategi tag sederhana

KeyContoh valueTujuan
Environmentdev, staging, prodMembedakan biaya eksperimen dan produksi
Applicationonline-shop, payment, reportingMelihat biaya per aplikasi
Teambackend, data, platformMelihat konsumsi biaya per tim
CostCentercc-1001, cc-2002Menghubungkan biaya AWS ke struktur finance internal
09

Showback, Chargeback & Billing Conductor

Biaya yang terlihat akan lebih mudah dikendalikan.

Billing tools menjadi kuat ketika dipadukan dengan budaya transparansi biaya.

Showback berarti biaya ditampilkan kembali ke tim pemakai tanpa menagih secara internal. Tujuannya edukasi dan kesadaran. Chargeback berarti biaya dibebankan ke tim atau cost center pemakai. Ini lebih formal dan biasanya dipakai perusahaan besar.

AWS tidak memaksa satu model organisasi. Namun untuk Cloud Practitioner, penting memahami bahwa akun, tag, laporan biaya, dan budget adalah pondasi governance biaya. Tanpa struktur akun dan tag yang rapi, biaya akan terlihat seperti kabut.

Showback

Tim melihat biaya mereka sendiri. Cocok untuk tahap awal FinOps agar semua orang sadar dampak resource yang dibuat.

Chargeback

Tim benar-benar dibebankan biaya. Cocok untuk organisasi dengan cost center, budget resmi, dan proses finance matang.

Budget owner

Tentukan siapa yang menerima alert, siapa yang boleh menaikkan batas, dan siapa yang harus mematikan resource tidak terpakai.

Tag policy

Standarkan key tag, misalnya Environment, Application, Owner, dan CostCenter, agar laporan tidak pecah karena variasi penulisan.

💡Praktik baik

Mulai dari tag minimal yang konsisten. Lebih baik empat tag wajib yang dipakai semua tim daripada dua puluh tag indah yang diisi tidak konsisten.

AWS Billing Conductor: tarif kustom untuk showback/chargeback

Saat showback dan chargeback dilakukan serius, perusahaan kadang ingin menghitung biaya internal dengan tarif yang berbeda dari tarif AWS asli, misalnya menambah markup untuk biaya operasional tim platform. AWS Billing Conductor adalah layanan resmi untuk ini. Ia menghasilkan data billing pro forma memakai pricing plan, pricing rule, dan custom line item yang diterapkan ke billing group, untuk showback atau chargeback yang disesuaikan.

Cara kerjanya menarik: tiap billing group dihitung seolah-olah menjadi keluarga consolidated billing tersendiri, sehingga manfaat RI/Savings Plans dan tier volume berlaku di dalam grup itu, ditambah penawaran always-free-tier. Yang krusial untuk ujian: data pro forma ini tidak mengubah invoice AWS yang sebenarnya, ia hanya untuk pelaporan internal.

Tagihan AWS asli
  • Apa yang benar-benar AWS tagih ke management account.
  • Memakai harga AWS standar dan diskon organisasi.
  • Tidak bisa diubah oleh tarif internal.
  • Sumber kebenaran untuk pembayaran nyata.
Data pro forma (Billing Conductor)
  • Perhitungan ulang untuk showback/chargeback internal.
  • Memakai pricing rule, markup, dan custom line item.
  • Dikelompokkan per billing group sesuai struktur organisasi.
  • Hanya untuk laporan, tidak mengubah tagihan asli.
🎯Kata kunci Billing Conductor

Kalau soal menyebut tarif kustom, markup internal, showback atau chargeback dengan harga yang disesuaikan, atau billing group dengan pricing rule, jawabannya AWS Billing Conductor. Ingat: pro forma, bukan tagihan asli.

10

AWS Support Plans

Semakin kritis workload, semakin penting akses dukungan yang cepat dan tepat.

AWS Support Plans seperti paket asuransi kesehatan: makin tinggi tier, makin cepat respons dan makin lengkap layanan saat keadaan darurat.

Secara konsep, Support Plan adalah tingkat bantuan resmi dari AWS. Untuk CLF-C02, pahami perbedaan besar antara dukungan dasar untuk semua customer dan dukungan berbayar untuk workload produksi, bisnis kritis, atau mission-critical. Ada satu komplikasi di 2026: AWS sedang mengganti struktur dan nama paket, sementara exam guide dan banyak soal masih memakai nama lama. Jadi kamu perlu mengenali keduanya.

Struktur baru (diumumkan Desember 2025)

Halaman AWS Support Plans terbaru menampilkan empat tingkat: Basic Support (gratis untuk semua customer), Business Support+ (mulai $29/bulan, respons kritis < 30 menit, Trusted Advisor penuh, bantuan kontekstual berbasis GenAI), Enterprise Support (mulai $5.000/bulan, turun dari $15.000, respons kritis < 15 menit, TAM, AWS Security Incident Response), dan Unified Operations (mulai $50.000/bulan, respons kritis < 5 menit, TAM ditambah Domain Engineer dan Senior Billing Specialist). Tiap tingkat mencakup semua fitur tingkat di bawahnya.

Tangga AWS Support Plans (struktur baru 2026) Tiap tingkat mencakup semua fitur tingkat di bawahnya. Makin kritis, makin cepat respons. Atribut Basic Business Support+ Enterprise Unified Ops Biaya mulai $0 $29/bln $5.000/bln $50.000/bln Respons kritis tidak ada < 30 menit < 15 menit < 5 menit TAM - - ya ya Trusted Advisor checks 56 482 (penuh) 482 (penuh) 482 (penuh) Security Incident Response - - ya ya tiap tingkat mewarisi fitur tingkat sebelumnya → Catatan nama lama (masih muncul di banyak soal CLF-C02) Developer → bisa upgrade ke Business Support+ · Business → Business Support+ Enterprise On-Ramp → otomatis naik ke Enterprise selama 2026 Developer, Business, dan Enterprise On-Ramp dihentikan (EOS) 1 Januari 2027. Jawab soal berdasarkan SKENARIO (kritikalitas, TAM, response time), bukan hafalan satu set nama.
Gambar 6. Tangga AWS Support Plans baru: biaya, response time kritis, ketersediaan TAM, jumlah Trusted Advisor checks, dan Security Incident Response, dengan catatan pemetaan nama lama dan tanggal EOS 1 Januari 2027.

Nama lama yang masih muncul di soal

Exam Guide CLF-C02 dan banyak soal saat ini masih menyebut Developer Support, Business Support, Enterprise On-Ramp Support, dan Enterprise Support. AWS akan menghentikan (EOS) Developer Support, Business Support klasik, dan Enterprise On-Ramp pada 1 Januari 2027. Pelanggan lama menyimpan paketnya sampai tanggal itu; Developer dan Business bisa upgrade ke Business Support+, sedangkan Enterprise On-Ramp otomatis naik ke Enterprise selama 2026.

KebutuhanPlan baruSetara nama lama
Belajar, akun pribadi, billing dan service quotaBasic Support (gratis)Basic / customer service & communities
Workload produksi, technical support 24/7Business Support+ (< 30 menit kritis)Developer / Business
Bisnis kritis, butuh TAM dan Security Incident ResponseEnterprise Support (< 15 menit kritis)Enterprise On-Ramp / Enterprise
Mission-critical, respons tercepat, operasi mendalamUnified Operations (< 5 menit kritis)(tier baru, tidak ada padanan lama)

Apa yang membedakan tiap tier?

Basic = billing, bukan technical penuh

Basic mencakup pertanyaan akun dan billing, forum, service health checks, dokumentasi, dan permintaan kenaikan service quota. Bukan technical support penuh untuk workload.

TAM hanya di Enterprise ke atas

Technical Account Manager (TAM) tersedia mulai Enterprise Support dan Unified Operations, tidak di Business Support+. Kata kunci designated TAM atau strategic guidance mengarah ke Enterprise-level.

Response time bertingkat

Business Support+ < 30 menit, Enterprise < 15 menit, Unified Operations < 5 menit untuk kasus business atau production-critical down.

Security Incident Response

AWS Security Incident Response tanpa biaya tambahan tersedia mulai Enterprise Support.

🎯Cara menjawab soal support

Jawab berdasarkan skenario, bukan hafalan satu set nama. Akun dan billing dasar → Basic. Production workload butuh technical support 24/7 → Business Support+ (atau Developer/Business di nama lama). Butuh designated TAM atau strategic guidance → Enterprise. Butuh respons tercepat dan operasi mission-critical → Unified Operations.

⚠️Dua set nama, satu logika

Soal bisa memakai nama lama (Developer/Business/Enterprise On-Ramp/Enterprise) atau baru (Business Support+/Enterprise/Unified Operations). Cocokkan dengan kritikalitas, kehadiran TAM, dan response time, bukan dengan menghafal satu set nama saja.

11

Trusted Advisor & AWS Health Dashboard

Rekomendasi praktik baik dan kabar kondisi layanan yang relevan dengan akun.

Trusted Advisor memberi rekomendasi, AWS Health memberi informasi event yang dapat memengaruhi akun atau resource.

AWS Trusted Advisor seperti seorang inspektur yang berkeliling memeriksa rumahmu dan memberi daftar saran: keran ini bocor, kunci ini lemah, ruang ini terlalu panas. Ia mengevaluasi lingkungan AWS terhadap praktik baik lalu memberi rekomendasi.

Kategori check Trusted Advisor mencakup cost optimization, performance, security, fault tolerance (resilience), service limits, dan kategori yang lebih baru, operational excellence. Yang sering diuji adalah soal akses: semua akun termasuk Basic mendapat 56 check inti, sedangkan Business Support+ ke atas membuka 426 check tambahan sehingga total 482. Akses Trusted Advisor lewat API atau CLI juga butuh Business Support+ atau lebih tinggi.

AWS Health Dashboard berbeda fokus: ia menampilkan event yang dapat memengaruhi layanan AWS atau akun dan resource milikmu, misalnya gangguan layanan, maintenance terjadwal, atau perubahan yang relevan. Tampilan saat sudah sign in (account view) lebih relevan daripada tampilan publik Service Health. Untuk organisasi, AWS Health bisa mengagregasi event lintas akun lewat Organizational View, dan AWS Health API (butuh Business, Enterprise, atau Unified Operations) memungkinkan akses programatik.

Trusted Advisor · rekomendasi
  • Menjawab “apa yang sebaiknya kuperbaiki”.
  • Best-practice checks: cost, performance, security, fault tolerance, service limits, operational excellence.
  • Basic = 56 check, Business Support+ = 482 check penuh.
  • Kata kunci: recommendation, best practice, optimize.
AWS Health · event
  • Menjawab “apa yang sedang terjadi pada layanan/akunku”.
  • Event: outage, degraded service, maintenance, perubahan.
  • Account view lebih relevan dari Service Health publik.
  • Kata kunci: event, outage, impact on my resources.
🧠Pola ujian

Jika soal berkata rekomendasi best practices untuk menurunkan biaya atau meningkatkan keamanan, pikirkan Trusted Advisor. Jika soal berkata event atau outage yang memengaruhi resource akun, pikirkan AWS Health Dashboard atau AWS Health API. Kalau soal menekankan full Trusted Advisor checks, ingat itu sinyal paid support (Business Support+).

12

AWS Marketplace & Partner Ecosystem

Tempat membeli solusi pihak ketiga yang berjalan di AWS.

AWS Marketplace adalah katalog digital untuk menemukan, membeli, deploy, dan mengelola software, data, dan layanan pihak ketiga.

AWS menjelaskan AWS Marketplace sebagai curated digital catalog untuk third-party software, data, dan services. Contoh kategorinya mencakup security, networking, storage, machine learning, business intelligence, database, dan DevOps. Produk bisa berupa AMI, SaaS, CloudFormation template, data product, atau solusi lain yang kompatibel dengan AWS.

Keuntungan utama Marketplace untuk pemula adalah procurement dan billing lebih sederhana. Banyak pembelian software muncul di AWS bill, sehingga tim finance tidak perlu mengelola terlalu banyak vendor invoice terpisah. Marketplace juga mendukung opsi seperti free trial, hourly, monthly, annual, multi-year, dan BYOL tergantung produk.

ISV

Independent Software Vendor, penyedia software pihak ketiga yang menjual produk melalui Marketplace.

System integrator

Partner yang membantu merancang, memigrasikan, membangun, atau mengoperasikan solusi di AWS.

Private offer

Penawaran khusus antara seller dan buyer, biasanya untuk pricing atau terms yang dinegosiasikan.

Entitlement dan governance

Organisasi dapat mengatur siapa yang boleh membeli, menggunakan, dan mengelola subscription Marketplace.

💡Contoh nyata

Perusahaan ingin memakai firewall pihak ketiga untuk VPC. Daripada membeli lisensi manual, tim dapat mencari appliance dari vendor di AWS Marketplace, subscribe, lalu deploy sesuai format produk.

13

Walkthrough Konseptual

Latihan tanpa harus membuat resource mahal.

Kita akan mensimulasikan cara tim kecil mengelola biaya AWS untuk online shop, dari estimasi sampai chargeback.

Estimasi sebelum deploy

Gunakan AWS Pricing Calculator untuk memperkirakan biaya EC2 atau ECS, ALB, RDS, S3, CloudFront, data transfer, dan support, lalu bandingkan beberapa arsitektur.

Buat struktur akun

Bayangkan ada akun prod, dev, dan security di AWS Organizations, lalu management account melihat consolidated billing dan berbagi RI/Savings Plans.

Tentukan tag wajib

Setiap resource wajib punya Application, Environment, Owner, dan CostCenter, lalu aktifkan sebagai cost allocation tag di Billing agar biaya mudah difilter.

Pasang Budgets sejak awal

Buat AWS Budgets untuk total bulanan dan akun dev, plus alert forecast, agar Free Tier tidak diam-diam terlewati dan tagihan tidak mengejutkan.

Analisis setelah berjalan

Gunakan Cost Explorer untuk melihat layanan paling mahal, tren mingguan, dan perbandingan biaya dev versus prod. Aktifkan Cost Anomaly Detection untuk lonjakan tak terduga.

Export data granular

Aktifkan Data Exports atau CUR 2.0 ke S3 bila finance membutuhkan laporan detail untuk dashboard BI atau audit.

Showback atau chargeback

Bila perlu tarif internal dengan markup, gunakan AWS Billing Conductor untuk data pro forma per billing group tanpa mengubah invoice asli.

Pilih support

Untuk produksi, pilih Support Plan yang sesuai risiko bisnis (Business Support+ minimum, Enterprise bila butuh TAM), lalu gunakan Support Center, Trusted Advisor, dan Health Dashboard.

🎯Latihan mental

Urutan sehat: estimate dahulu (Pricing Calculator), siapkan akun dan tag, pasang Budgets sejak awal, pantau dengan Cost Explorer, audit dengan CUR atau Data Exports, bagikan biaya dengan Billing Conductor, lalu pilih support sesuai kritikalitas. Hafalkan urutan ini sebagai siklus hidup biaya (cost lifecycle).

14

Kesalahan Umum & Jebakan Ujian

Bagian ini sering menentukan apakah Domain 4 terasa mudah atau membingungkan.

Sebagian besar jebakan billing muncul karena alatnya mirip, tetapi tujuan masing-masing berbeda.

Pricing Calculator vs Cost Explorer

Pricing Calculator untuk estimasi sebelum pemakaian. Cost Explorer untuk analisis biaya dan penggunaan setelah data billing tersedia.

Budgets vs CloudWatch Alarms

Budgets untuk biaya, usage budget, RI, dan Savings Plans. CloudWatch Alarms untuk metrik operasional seperti CPU, latency, atau error.

CUR vs Cost Explorer

Cost Explorer cocok untuk eksplorasi visual. CUR atau Data Exports cocok untuk laporan granular dan analisis lanjutan di S3.

Tag biasa vs cost allocation tag

Tag biasa belum otomatis muncul di laporan biaya. Aktifkan sebagai cost allocation tag agar berguna untuk billing.

Reserved Instances vs Savings Plans

RI terikat atribut instance (kurang fleksibel). Savings Plans komit $/jam dan lebih fleksibel lintas family, Region, bahkan Fargate dan Lambda.

Reserved Instances vs Capacity Reservations

RI memberi diskon billing untuk usage yang cocok. Capacity Reservation menjamin kapasitas di AZ tertentu, bukan diskon otomatis.

Dedicated Hosts vs Dedicated Instances

Host = server fisik penuh dengan visibilitas socket/core untuk lisensi BYOL. Instance = hardware terisolasi tanpa kontrol tingkat host.

Consolidated billing vs akses akun

Billing bisa digabung, tetapi akses resource tetap perlu IAM, role, Identity Center, dan policy yang tepat.

TAM bukan untuk Business

Technical Account Manager hanya ada di Enterprise dan Unified Operations, tidak di Business Support+. Kata kunci designated TAM mengarah ke Enterprise-level.

Free Tier bukan satu aturan

Akun setelah 15 Juli 2025 memakai model kredit ($200, Free/Paid plan). Jangan asumsikan aturan 12 bulan untuk akun baru.

Trusted Advisor vs AWS Health

Trusted Advisor = rekomendasi best practice. AWS Health = event atau outage yang memengaruhi resource akun.

Billing Conductor = pro forma

Billing Conductor menghasilkan data showback/chargeback kustom, tetapi tidak mengubah invoice AWS yang sebenarnya.

⚠️Kesalahan praktik

Jangan memakai satu akun untuk semua workload hanya karena ingin tagihan sederhana. Multi akun plus consolidated billing biasanya lebih rapi untuk keamanan, isolasi, dan pelacakan biaya.

Jebakan pilihan jawaban

  • Soal menyebut forecast biaya, lihat konteksnya. Forecast historis dan analisis tren biasanya Cost Explorer, sedangkan perencanaan sebelum deploy biasanya Pricing Calculator.
  • Soal menyebut alert saat biaya mendekati batas, jawab AWS Budgets.
  • Soal menyebut lonjakan biaya tak terduga secara otomatis, jawab AWS Cost Anomaly Detection.
  • Soal menyebut laporan biaya paling detail untuk diproses di S3 atau BI, jawab CUR, CUR 2.0, atau Data Exports sesuai opsi.
  • Soal menyebut satu tagihan untuk banyak akun, jawab consolidated billing di AWS Organizations.
  • Soal menyebut tarif internal kustom atau billing group, jawab AWS Billing Conductor.
  • Soal menyebut rekomendasi best practice, jawab Trusted Advisor; soal full Trusted Advisor checks menyiratkan paid support.
  • Soal menyebut event layanan yang memengaruhi akun atau resource, jawab AWS Health Dashboard atau AWS Health API.
  • Soal menyebut designated TAM atau strategic guidance, jawab Enterprise Support (atau Unified Operations).
15

Ringkasan & Tips Ujian

Pemetaan cepat ke Domain 4 dan koneksi ke domain lain.

Domain 4 hanya 12%, tetapi konsepnya sangat terstruktur dan mudah dikuasai.

Poin Penting

  • AWS Organizations dan consolidated billing menyatukan pembayaran banyak akun, membantu tracking, dan memanfaatkan gabungan penggunaan untuk diskon volume serta berbagi RI/Savings Plans (default ON), tanpa menyatukan akses.
  • Model harga: On-Demand tanpa komitmen, RI dan Savings Plans menukar komitmen dengan diskon (SP lebih fleksibel), Spot termurah tetapi bisa diinterupsi, Dedicated Hosts untuk lisensi, Capacity Reservation menjamin kapasitas tanpa diskon.
  • AWS Free Tier: akun lama memakai 12 bulan gratis, always free (30+ layanan), dan trial; akun sejak 15 Juli 2025 memakai model kredit ($200) dengan Free atau Paid plan.
  • Pricing Calculator dipakai sebelum deploy untuk estimasi biaya; Cost Explorer untuk analisis historis (13 bulan balik, 18 bulan forecast).
  • AWS Budgets dipakai untuk alert biaya, usage, RI utilization/coverage, dan Savings Plans utilization/coverage; Cost Anomaly Detection mendeteksi lonjakan otomatis.
  • CUR, CUR 2.0, dan Data Exports dipakai untuk data biaya granular ke S3; cost allocation tags (AWS-generated vs user-defined) harus diaktifkan dulu untuk muncul di laporan.
  • AWS Billing Conductor menghasilkan data pro forma untuk showback/chargeback kustom tanpa mengubah invoice asli.
  • Support Plans: Basic (gratis), Business Support+ (< 30 menit), Enterprise (< 15 menit, TAM), Unified Operations (< 5 menit). Nama lama Developer/Business/Enterprise On-Ramp dihentikan 1 Januari 2027.
  • Trusted Advisor memberi rekomendasi best practice (Basic 56 check, Business Support+ 482); AWS Health memberi informasi event yang memengaruhi layanan, akun, atau resource.
  • AWS Marketplace adalah katalog digital untuk membeli dan mengelola software, data, dan layanan pihak ketiga yang berjalan di AWS.

Pemetaan ke domain CLF-C02

DomainKoneksi materiYang perlu diingat
Domain 1, Cloud ConceptsPay as you go, elastisitas, economies of scale, dan trade-off biayaCloud mengubah CAPEX menjadi OPEX dan membuat biaya mengikuti pemakaian
Domain 2, Security and ComplianceMulti akun, billing access, governance, tag policy, dan pemisahan aksesConsolidated billing tidak menggantikan IAM atau kontrol keamanan
Domain 3, Cloud Technology and ServicesEC2 pricing options, storage tiers, data transfer, Marketplace software, Health DashboardPahami layanan mana memengaruhi biaya dan tool mana membantu operasional
Domain 4, Billing, Pricing, and SupportInti modul iniAlat billing, pricing model, support, Trusted Advisor, Health, dan Marketplace
🎯Tips ujian cepat

Hafalkan pasangan kata kunci: estimate sebelum deploy = Pricing Calculator, analisis biaya = Cost Explorer, alarm anggaran = Budgets, lonjakan otomatis = Cost Anomaly Detection, laporan granular = CUR atau Data Exports, satu tagihan banyak akun = consolidated billing, tarif kustom = Billing Conductor, rekomendasi best practice = Trusted Advisor, event akun = AWS Health, designated TAM = Enterprise Support.

Checklist sebelum lanjut

Kamu siap lanjut bila bisa menjelaskan perbedaan Pricing Calculator, Cost Explorer, Budgets, CUR, consolidated billing, model harga (RI vs Savings Plans vs Spot), Free Tier (lama vs baru), Billing Conductor, Support Plan (Basic sampai Unified Operations), Trusted Advisor, Health Dashboard, dan Marketplace tanpa melihat catatan.