Web Artisan

Course · Docker

Learn Docker

Container untuk backend developer Go, JavaScript & PHP

Menguasai Docker sebagai packaging dan runtime backend: dari mental model image/container, Dockerfile multi-stage untuk Go, config dan networking, volume, Compose, sampai registry dan image produksi yang aman, lalu peta ke CI/CD dan AWS.

6 chapter

Kurikulum

6 chapter tersedia
  1. Fondasi & Mental Model Docker Mulai di sini Memahami Docker sebagai packaging plus runtime: bedanya dengan VM, kata kunci image/container/registry, menjalankan container pertama, dan kenapa data di dalam container hilang saat dibuang. ~26 min
  2. Membangun Image: Dockerfile, Multi-stage & Entrypoint Menulis Dockerfile yang memanfaatkan cache layer, memperkecil image Go drastis dengan multi-stage build dan distroless, lalu menentukan proses default container dengan ENTRYPOINT/CMD yang menangani shutdown dengan benar. ~25 min
  3. Konfigurasi, Jaringan & Data Persisten Mengonfigurasi satu image untuk banyak lingkungan lewat environment variable tanpa membocorkan secret, menghubungkan container lewat DNS internal alih-alih localhost, dan menyimpan data agar bertahan dengan named volume serta bind mount. ~25 min
  4. Docker Compose & Operasi Stack Lokal Merangkai API Go, PostgreSQL, Redis, dan migrasi ke dalam satu compose.yaml yang menggerbangi urutan start lewat healthcheck, lalu mengoperasikan stack itu dengan log, exec interaktif, exit code, dan batas memori serta CPU. ~22 min
  5. Registry & Image Produksi yang Aman Memberi tag dan versi yang bisa ditelusuri agar deploy terlacak dan rollback mudah, mendistribusikan image lewat registry, lalu mengeraskan image produksi: kecil, non-root, dipindai, dengan migrasi terkontrol dan tanpa secret di layer. ~21 min
  6. Studi Kasus & Jalan ke Produksi Cloud Menyatukan seluruh konsep menjadi satu stack skincare-api yang realistis, membongkar lima pitfall khas developer JS/PHP, lalu memetakan jalan dari image lokal ke CI/CD, registry, dan AWS ECS Fargate plus RDS. ~23 min